Minggu, 25 September 2011

MASTER BUDGET

ANGGARAN INDUK (MASTER BUDGET)/BUDGET/FORECASTING/
BUSINESS BUDGET/ANGGARAN


PENGERTIAN :
  1. Suatu rencana yang di susun secara sistematis,yang meliputi seluruh kegiatan perusahaan,yang dinyatakan dalam satuan unit (uang) dan berlaku jangka waktu tertentu yang akan datang.
  2. Taksiran-taksiran (forecasting) tentang kegiatan-kegiatan perusahaan dalam jangka (periode) tentang keadaan yang akan datang,serta berisi taksiran-taksiran (forecast) tentang keadaan atau posisi finansial perusahaan pada suatu saat akan datang.
  3. Pernyataan-pernyataan dalam kuantitas,tentang tujuan-tujuan mana-jemen, dan merupakan alat unutk mengalisa perkembangan menuju tercapainya tujuan-tujuan itu

BUDGET DIBAGI DUA (2) KELOMPOK,YAITU:
1.    OPERATING BUDGET (Budget Operasional), ialah Budget yang berisi taksiran-taksiran tentang kegiatan-kegiatabn perusahaan dalam jangka waktu (periode) tertentu yang akan datang.
2.    FINANCIAL BUDGET (Budget Finansial), ialah Budget yang berisi taksiran-taksiran keadaan atau posisi finansial perusahaan pada suatu saat tertentu yang akan datang.

Dari pengertian ad.a. bahwa budget mempunyai empat unsur,yakni:
1.      Rencana
2.      Meliputi seluruh kegiatan perusahaan
3.      Dinyatakan dalam unit (uang)
4.      Jangka waktu tertentu yang akan datang

Dalam kaitannya dengan waktu (periode) budget, dikenal dua macam budget, yakni:
w  Budget strategis (strategic budget), ialah budget yang berlaku untuk jangka waktu yang melebihi satu periode akuntansi (melebihi satu tahun)
w  Budget Taktis (tactical budget), ialah budget yang berlaku satu periode akuntansi atau kurang. Budget yang disusun untuk periode akuntansi (setahun penuh) dinamakan Budget Periodik (Periodical Budget), sedangkan budget yang disusun untuk janka waktu yang kurang dari satu periode akutansi (misalnya hanya tiga bulan) dinamakan budget bertahap (continuous budget)

Faktor-faktor yang mempengaruhi jangka waktu budget :
a).       Luas Pasar
b).       Posisi perusahaan
c).       Jenis Produk
d).       Tersedianya data dan infomasi
e).       Keadaan perekonomian

KEGUNAAN BUDGET:
1.    Sebagai pedoman kerja
2.    Sebagai alat koordinasiaan kerja
3.    Sebagai alat pengawasan kerja

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYUSUNAN BUDGET:
1.    Faktor-faktor Intern, yaitu data, informasi dan pengalaman yang terdapat di dalam perusahaan sendiri, yakni antara lain:
a).     Penjualan tahun lalu
b).     Kebijaksanaan perusahaan
c).     Kapasitas produksi
d).     Tenaga kerja yang dimiliki
e).     Fasilitas-fasilitas

2.    Faktor-faktor Ekstern, yaitu data, informasi dan pengalam yang terdapat di luar perusahaan, tetapi dirasa mempunyai pengaruh terhadap kehidupan perusahaan. factor-faktor tersebut antara lain:
a).     Keadaan persaingan
b).     Tingkat pertumbuhan masyarakat
c).     Tingkat penghasilan masyarakat
d).     Tingkat pendidikan masyarakat
e).     Tingkat penyebaran penduduk
f).       Adat-istiadat dan relegi masyarakat
g).     Keadaan perekonomian nasional maupun internasional, kemajuan teknologi dan komunikasi dsb.

PERLU DIPERHATIKAN HUBUNGAN BUDGET DENGAN DISIPLIN ILMU YANG LAIN, DI ANTARANYA:
a).     HUBUNGAN BUDGET DENGAN MANAJEMEN
b).     HUBUNGAN BUDGET DENGAN AKUNTANSI
c).     HUBUNGAN BUDGET DENGAN STATISTIKA DAN MATEMATIKA

PROSEDUR PENYUSUNAN BUDGET

   Pada garis besarnya tugas menyiapkan dan menyusun Budget dapat  didelegasikan kepada:
1.       Bagian administrasi
2.       Panitia Budget

BAIK BURUKNYA MEMBUAT BUDGET:

MANFAAT yang di peroleh dengan membuat anggaran sebagai berikut :
w  Dapat mempermudah koordinasi antara segala macam tugas di dalam organisasi
w  Memberikan pedoman secara garis besar dalam mencapai tujuan-tujuan perusahaan
w  Dapat menganalisa operasi-operasi yang sudah direncanakan
w  Sebagai alat pengukur
w  Sebagai alat koreksi

KEBURUKAN/KELEMAHAN Budget:
w  Karena sudah ada anggaran, maka perusahaan hanya dapat menja-lankan satu rencana saja
w  Tujuan-tujuan yang tidak realistis atau terlalu muluk yang dibuat oleh manajemen, akan menimbulkan reaksi negatif dari para karyawan apabila tujuan-tujuan itu tidak bisa dicapai
w  Bagian-bagian tertentu di dalam perusahaan akan sulit merangsang pengendalian biaya, apabila para pengawas dan para karyawan berkeyakinan bahwa jika anggaran sekarang ini tidak sampai habis terpakai, maka anggaran yang akan datang pastilah lebih kecil.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar